Posted by: teguhtw | December 26, 2012

Enaknya PDKT

pdkt

Siapa di dunia ini yang belum pernah pacaran? Si Bujang pak.. *Lhohh.. Pacaran kini mewabah di kalangan bawah/menengah/pun atas tidak memandang status sosial contohnya; Seperti kisah Pangeran dan Cinderella, Shincan dengan kak Nanako *Lhohh. Sebelum kedua individu tersebut memutuskan untuk berpacaran tentu ada hal-hal yang harus dilalui. Ada fase-fase dimana mereka untuk saling mendekatkan diri satu sama lain. Fase tersebut biasa disebut anak muda dengan PDKT (Pendekatan). Seseorang melakukan PDKT untuk menarik sesama jenisnya *Lhohh, lawan jenis, maksudnya. Ibarat magnet kutub utara saling tarik menarik dengan kutub selatan. Yang kutub barat dan timur mana ni pak, nanti mereka cemburu lhoo.. *Ehh. PDKT biasa dilakukan dahulu oleh laki-laki untuk mendapatkan sang perempuan. Sang laki-laki rela berkorban untuk mendapat perhatian sang betina *Lhoh kayak ayam aja.. Sementara sang perempuan menerima perlakuan baik.
Bila perempuan memang menyukai sang laki-laki akan memberi respon yang baik pula, sebaliknya jika si perempuan terkesan mengabaikan perlakuan itu, hal ini patut dipertanyakan apakah dia memang menyukai anda? Kalau tidak berarti siap-siap menyanyikan lagu Dewa 19-Pupus. Baru kusadari cintaku bertepuk sebelah kanan.. *Ehh, penulisnya gak hapal lagunya nii..payah. Saat melakukan PDKT biasanya si laki-laki akan malu-malu di hadapan si perempuan. Biasanya si laki-laki salting karena kebanyakan makan garam *Lhoh kok garam?? Salah tingkah maksudnya. Fase dimana saat PDKT lah yang menurut beberapa orang lebih menyenangkan daripada saat pacaran *Kalau menurut penulis lebih menyenangkan ketika sudah menikah, Lhohh. Mengapa bisa demikian? Saya mencoba mewawancarai beberapa orang, namun mereka tidak mau diwawancarai *sedihnya. PDKT lebih menyenangkan karena kedua individu menunjukkan sifat saling menyenangkan berbeda ketika sudah pacaran. Pacaran memang menyenangkan, namun ketika berpacaran akan semakin banyak masalah yang muncul kemudian saling kecurigaan, dan masih banyak lagi. Sebenarnya masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan oleh pasangan masing-masing dengan mereka saling membantu menghadapi masalah yang ada, menanamkan sikap percaya satu sama lain. Sebenarnya enak PDKT atau tidak enak pacaran yang merasakan individu itu sendiri, bagaimana cara inividu tersebut menyikapi hal itu *Kalo untuk penulis, keduanya sama-sama enak, hehehe…

Sekian sedikit curahan hati si penulis *Lhohh, berarti ini curhat to..wuuu

See U next again. Salam untuk para manusia yang sedang PDKT..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: